DIBERSIHKAN, BESOK MUNCUL LAGI

DIBERSIHKAN, BESOK MUNCUL LAGI

OLEH : ANGGITA SRI H.

PENERBITAN REKLAME POHON

Iklan barang dan jasa yang terbilang sangat murah dan praktis tidak dipungut biaya mahal adalah dengan memasang reklame dipohon. masalah ini menjadi keprihatinan, karena merusak pemandangan wajah kota. dari sisi kelestarian lingkungan sangatlah merusak, sedangkan dari pendapatan tak ada anggaran yang masuk.

Tak terhitung sudah berapa banyak pohon yang ditempeli reklame, mulai dari pohon yang ada disepanjang jalan protokol, taman kota bahkan sampai kesegala penjuru mata angin. beragam jenis reklame yang tertempel. mulai dari hanya sebuah reklame papan, kain, baner, sampai spanduk. produk yang ditawarkannya pun beragam, seperti kuras WC, memperpanjang alat vital, buat sumur artetis.

Tak ketinggalan produk-produk legal pun bertebaran ada servis handphone, telepon seluler, penerimaan siswa sekolah, kursus setir, sampai partai politik. dengan modal paku dan palu, orang mudah menempelkannya. biasanya untuk memasangnya memilih waktu malam hari.

Sarmi, seorang penyapu jalan mengatakan, biasanya menjelang kampanye atau penerimaan siswa sekolah banyak yang menempelkan selembarannya di pohon.

KAMPUNG KALI

Reklame pohon diibaratkan seperti membasmi jamur. kepala dinas penerangan jaln dan pengelola reklame ulfi imran basuki mencontohkan penertiban disepanjang kampung kali. “hari ini juga bersih, besoknya muncul lagi,”tutur dia.

Bagi pemkot, pemasangan reklame dipohon adalah pelanggaran perda no 6/2009 tentang petunjuk pelaksanaan perda no 8/2006 tentang penyelenggaraan reklame. pun melanggar keputusan wali kota n0 937/288 tentang penetapan kawasan dan kelas jalan reklame dan keputusan walikota semarang no 510/202 tanggal 31 agustus 2009 tentang letak reklame di kota semarang .

“pohon tidak diatur sehingga dilarang untuk dipasang apapun. termasuk spanduk yang dibentangkan dipohon pun tidak diperbolehkan,” kata ulfi.

Setiap hari pemkot selalu mencopoti reklame di pohon, termasuk pada malam kerap memantau. bila ada yang tertangkap basah, petugas langsung mengingatkan. soal sanksi, tidak ada. itu termasuk dengan perusahaan besar yang memasang iklan dipohon pun, pemkot hanya bisa mengingatkan.

Diambil dari : SUARA KEDU, Sabtu tgl 29 oktober 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s